Siapa yang tau kelapa...? gue rasa semuanya tau kelapa. Kita harus menjaNih deh bagi yang belum tau apa itu kelapa, gue jelasin deh. Kelapa (Cocos nucifera) adalah anggota tunggal dalam marga Cocos dari suku aren-arenan atau Arecaceae.
Tumbuhan ini dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga
dianggap sebagai tumbuhan serbaguna, terutama bagi masyarakat pesisir. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah yang dihasilkan tumbuhan ini.
Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari pesisir Samudera Hindia di sisi Asia, namun kini telah menyebar luas di seluruh pantai tropika dunia. Pohon dengan batang tunggal atau kadang-kadang bercabang. Akar
serabut, tebal dan berkayu, berkerumun membentuk bonggol, adaptif pada
lahan berpasir pantai. Batang beruas-ruas namun bila sudah tua tidak
terlalu tampak, khas tipe monokotil dengan pembuluh menyebar (tidak
konsentrik), berkayu.
Kelapa adalah pohon serba guna bagi masyarakat tropika. Hampir semua
bagiannya dapat dimanfaatkan orang. Akar kelapa menginspirasi penemuan
teknologi penyangga bangunan Cakar Ayam (dipakai misalnya pada Bandar Udara Soekarno Hatta) oleh Sedijatmo.
Kayu dari batangnya, yang disebut kayu glugu, dipakai orang sebagai kayu dengan mutu menengah, dan dapat dipakai sebagai papan untuk rumah.
Daunnya dipakai sebagai atap rumah setelah dikeringkan. Daun muda kelapa, disebut janur, dipakai sebagai bahan anyaman dalam pembuatan ketupat atau berbagai bentuk hiasan yang sangat menarik, terutama oleh masyarakat Jawa dan Bali dalam berbagai upacara, dan menjadi bentuk kerajinan tangan yang berdiri sendiri (seni merangkai janur). TangkaTandan bunga yang masih muda, yang disebut mayang (sebetulnya nama ini umum bagi semua bunga palma) atau manggar dalam bahasa Jawa,
dipakai orang untuk hiasan dalam upacara perkawinan dengan simbol
tertentu. Mayang oleh orang Jawa-Mataraman dipakai sebagai bahan
pengganti gori dalam pembuatan gudeg dan disebut gudeg manggar. Bunga betina atau buah mudanya, disebut bluluk dalam bahasa Jawa, dapat dimakan. Cairan manis yang keluar dari tangkai bunga, disebut (air) nira atau legèn (bhs. Jawa), dapat diminum sebagai penyegar atau difermentasi menjadi tuak. Gula kelapa juga dibuat dari nira ini. Buah kelapa adalah bagian paling bernilai ekonomi. Sabut, bagian mesokarp yang berupa serat-serat kasar, diperdagangkan sebagai bahan bakar, pengisi jok kursi, anyaman tali, keset, serta media tanam bagi anggrek. Tempurung atau batok, yang sebetulnya adalah bagian endokarp, dipakai sebagai bahan bakar, pengganti gayung, wadah minuman, dan bahan baku berbagai kerajinan tangan. Banyak kan kegunaannya, makanya kita juga sebagai manusia harus jadi yang berguna...
Saturday, January 03, 2015
Sahabat
Sorry, gue baru aktif lg nih di dunia blogger... karna kemarin - kemarin gwa banyak banget pelajaran yang gwa belum ngerti dan nge-game. Kali ini gue mau ngomongin soal " Sahabat ". Sahabat itu kalo dalam hidup gue, teman yang sudah mengerti satu sama lain di antaranya, ya... gue rasa semua orang punya sahabat... karna sahabat membuat kita tidak selalu sendirian, maka dari itu semua orang pasti punya sahabat... mau laki atau perempuan gak jadi masalah bro... yang penting semuanya bersahabat dengan baik...
Sosial media bisa jadi bahan awal untuk bersahabat kok... misalnya kalo kita gabung ke suatu grup di facebook, awalnya mungkin ragu - ragu tapi akhirnya... kita akan kenal satu sama lain dan menjadi sahabat, bersahabat gampang kan... :D makanya yuk kita bersahabat....
" Manusia adalah Makhluk sosial, makhluk yang tidak bisa hidup dengan sendiri "
Sosial media bisa jadi bahan awal untuk bersahabat kok... misalnya kalo kita gabung ke suatu grup di facebook, awalnya mungkin ragu - ragu tapi akhirnya... kita akan kenal satu sama lain dan menjadi sahabat, bersahabat gampang kan... :D makanya yuk kita bersahabat....
" Manusia adalah Makhluk sosial, makhluk yang tidak bisa hidup dengan sendiri "
*Walaupun singkat tapi... semoga artinya bermakna ya
Sunday, June 22, 2014
Nigeria 1-0 Bosnia & Herzegovina
Nigeria secara mengejutkan mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bosnia & Herzegovina, dalam lanjutan Grup F Piala Dunia 2014, Minggu (22/6) dini hari WIB.
Nigeria secara mengejutkan mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bosnia & Herzegovina, dalam lanjutan Grup F Piala Dunia 2014, Minggu (22/6) dini hari WIB.
Peter Odemwingie jadi pahlawan The Eagle Afica lewat gol tunggalnya di menit ke-29. Hasil tersebut sekaligus memastikan tersingkirnya Naga Balkan dari Piala Dunia 2014.
Babak Pertama
Paruh pertama berlangsung seru dengan permainan terbuka yang disajikan kedua tim bertanding. Bosnia & Herzegovina membuka laga dengan impresif! Edin Dzeko melewati satu pemain Nigeria di tengah lapangan. Striker Manchester City itu pun berlari hingga ke depan areal penalti sebelum melepas umpan ke sayap kanan. Sayang, crossing rekan setimnya berhasil dihalau pertahanan Nigeria.
Nigeria membalas di menit ketiga, berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Musa, bola bergulir ke depan kotak penalti Bosnia & Herzegovina. Ogenyi Onazi melepaskan tembakan keras, tapi bola masih menyamping ke sisi kanan gawang Asmir Begovic.
Serangan terus silih berganti, tidak ada tim yang mendominasi jalannya laga. Nigeria kembali menebar ancaman di menit ketujuh. Sepakan bebas Peter Odemwingie berhasil melewati pagar hidup. Bola lantas bergulir cepat ke sisi kanan gawang, namun masih melebar. Kedudukan masih imbang tanpa gol.
Satu menit kemudian Bosnia & Herzegovina merespons dengan cepat. Sayang, sepakan Besic dari luar kotak penalti masih melambung tipis ke atas mistar gawang. Dzeko kembali melakukan usahanya di menit ke-20 dan 24, namun kesemua sepakannya mampu dimentahkan Enyeama.
Gol yang dinanti dari partai ini pun lahir pada menit ke-29. Berawal dari penetrasi Emenike dari sayap kanan yang diakhiri dengan crossing mendatar ke muka gawang, Peter Odemwingie yang berdiri bebas tak kesulitan menyepak bola ke sisi kanan gawang. Negeria unggul 1-0! Miralem Pjanic cs tak mampu bereaksi lebih atas gol terebut di sisa waktu. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan sang juara Afrika.
Babak Kedua
Tertinggal satu gol, Bosnia & Herzegovina langsung melancarkan tekanan. Sayang, percobaan Dzeko, yang meneruskan sodoran manis Mujdza dari sayap kanan, masih melambung jauh di atas mistar gawang.
Nigeria bermain lebih ke dalam pada babak kedua ini. Meski begitu, mereka bukannya tanpa peluang. Pada menit ke-54. Babatunde melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi bola masih sanggup ditepis Begovic. Selepasnya kiper Enyeama yang ganti melakukan penyelamatan. Penjaga gawang utama Super Eagles itu dengan cepat melakukan antisipasi ketika umpan terobosan Pjanic mengarah ke dalam kotak penalti.
Memasuki menit ke 64, Dzeko kembali melakukan usahanya, sayang seribu-sayang, kans yang didapatnya kembali terbuang sia-sia. Mendapat ruang tembak dari jarak 18 yard, sepakan mendatarnya masih melebar ke sisi kanan gawang Nigeria.
Di menit ke-77, percobaan Pjanic dari luar kotak penalti masih mengarah tepat ke pelukan Enyeama, kiper Nigeria ini sungguh brilian sepanjang laga. Terus diserang, Tim Elang Afrika malah nyaris menggandakan keunggulan memasuki menit ke-81. Sepakan keras Onazi secara luar biasa berhasil ditepis Begovic.
Peluang krusial itu jadi momen tersohor terakhir babak penentuan, sebelum Dzeko membuang peluang melalui tembakannya yang mengenai mistar. Bosnia & Herzegovina gagal menyamakan keadaan hingga 90 menit usai. Kemenangan 1-0 membuat peluang Nigeria untuk lolos dari Grup F Piala Dunia 2014 tinggal selangkah lagi.
Susunan Pemain
Nigeria: Enyeama, Yobo, Ambrose, Musa, Odemwingie, Emenike, Mikel, Oshaniwa, Onazi, Babatunde, Omeruo
Bosnia & Herzegovina: Begovic, Spahic, Besic, Pjanic, Misimovic, Dzeko, Mujdza, Sunjic, Lulic, Medunjanin, Hajrovic
Jerman 2-2 Ghana
Gol bersejarah Miroslav Klose memastikan Jerman terhindar dari kekalahan kontra Ghana.
Jerman dan Ghana berbagi angka setelah bermain imbang pada laga kedua Grup G nan seru di Fortaleza, Minggu (22/6) dinihari WIB.
Tanpa gol di babak pertama, kejar-mengejar skor menghiasi 45 menit kedua pertarungan wakil Eropa dan Afrika ini dengan total empat gol tersaji dalam hasil seri 2-2. Yang terakhir, torehan penyeimbang untuk Jerman, merupakan gol historis oleh Miroslav Klose, yang kini sejajar dengan Ronaldo sebagai topskor sepanjang masa Piala Dunia.
Jerman masih memimpin klasemen grup dengan tabungan empat angka menyusul hasil ini, sementara Ghana, kendati baru punya satu poin, masih menggenggam kans untuk maju ke 16 besar.
Babak Pertama
Duel berjalan menarik dan terbuka sejak menit awal. Jerman berintensi melanjutkan performa gemilang seusai melibas Portugal, sementara Ghana pun tampak sangat terdeterminasi menebus kekalahan dari Amerika Serikat demi memelihara kans ke babak selanjutnya.
The Black Stars membuka laga dengan lebih cemerlang dan menebar ancaman pertama saat Asamoah Gyan melepas tembakan melenceng dari umpan silang Christian Atsu.
Setelahnya giliran Atsu sendiri menguji ketangguhan Manuel Neuer. Sebuah tembakan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat dihalau dengan baik oleh kiper Bayern Munich itu.
Di ujung lain lapangan, Jerman memperoleh kesempatan melalui aksi Thomas Muller, namun upayanya menyongsong operan matang Mesut Ozil belum membuahkan hasil. Pun dengan umpan tariknya yang masih gagal dijangkau Mario Gotze.
Sementara itu, di sisa babak pertama Neuer kembali dipaksa melakukan penyelamatan terhadap tendangan jarak jauh, kali ini dari Sulley Ali Muntari. Namun hingga masuk ruang ganti serangan kedua tim belum menunjukkan hasil konkret.
Babak Kedua
Di babak kedua Jerman yang mengambil inisiatif menyerang segera memecahkan kebuntuan. Sebuah umpan terukur dari Muller dikonversi Gotze, lewat sundulan yang kemudian mengenai lututnya sebelum bergulir ke dalam gawang, untuk membawa Die Mannschaft memimpin pada menit ke-51.
Keunggulan Jerman ternyata bertahan sesaat saja. Cuma berjarak tiga menit Ghana merespons melalui sundulan akurat Andre Ayew menyongsong umpan silang Harrison Afful dari kanan.
Gol penyeimbang membakar semangat Ghana dan mereka makin gencar meneror lini belakang Jerman dengan serangan-serangan cepatnya. Hasilnya, tak sampai sepuluh menit kemudian Ghana membalikan skor saat Asamoah Gyan sukses menaklukkan Neuer via sepakan ke tiang jauh usai menerima umpan terobosan dari Muntari.
Jerman pantang mengibarkan bendera putih, dan keputusan Joachim Low memainkan Miroslav Klose untuk menggantikan Gotze terbayar instan. Baru dua menit berada di lapangan, sang penyerang veteran menyamakan kedudukan setelah meneruskan sundulan Benedikt Howedes dari situasi tendangan penjuru.
Klose merayakan gol bersejarah yang membawanya menyamai rekor gol terbanyak Piala Dunia milik Ronaldo dengan penuh suka cita. Ia bersalto seperti saat masih muda dahulu, meski pendaratannya kali ini kurang mulus.
Tempo laga kian meningkat memasuki fase akhir. Jerman menekan Ghana dengan dominasi possession, sedangkan sang wakil Afrika tak jarang merepotkan melalui kecepatan serangan mereka. Namun pada akhirnya kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Argentina 1-0 Iran
Lionel Messi memupuskan harapan Iran untuk mencuri poin dari Argentina di Estadio Mineirao.
Iran membuat Argentina buntu selama 90 menit dengan pertahanan solid ditambah beberapa penyelamatan brilian dari kiper mereka Ali Reza Haghighi, kala keduanya bentrok di matchday kedua Piala Dunia Grup F, Sabtu (21/6) malam WIB.
Lionel Messi menjadi jawaban di laga ini, ia mencetak gol pembuka jalan Argentina ke babak 16 besar. Kendati Argentina menang, namun di laga ini Iran tak terbantahkan bisa memberi perlawanan berbahaya dengan beberapa peluang yang diciptakan.
Babak Pertama
Argentina sebagai tim yang dijagokan mendapat hantaman keras sejak menit awal, Iran tak ingin mudah ditembus oleh Lionel Messi dan kawan-kawan sehingga tekel keras dipergakan armada besutan Carlos Queiroz.
Iran yang bermain dengan formasi 4-2-3-1 tidak malu-malu untuk melakukan penetrasi jika ada ruang terbuka. Satu kesempatan di menit kelima jadi percobaan pertama yang dihasilkan di laga ini, bek Iran Hosseini menyambut umpan rekannya lewat tendangan bebas, namun masih lemah melenceng.
Siapa pun pemain Argentina yang hendak menusuk kotak penalti selalu diadang kumpulan dua hingga tiga pemain Iran. Gigih. Jadi kata yang tepat untuk menggambarkan solidnya pertahanan Iran di hadapan penonton yang mayoritas berseragam putih-biru Argentina. Bahkan ketika Aguero hanya berjarak tiga meter dari mulut gawang Iran, para pemain masih terus mengerubungi striker Manchester City itu dan peluang pun kandas.
Menit ke-13 celah di dapat Argentina dan Higuain bisa lolos untuk langsung berhadapan dengan kiper Haghighi. Akan tetapi Haghighi merespon cepat dan mencuri bola dari Higuain, yang artinya peluang kembali kandas. Argentina mulai membuat Iran terkurung, Kun Aguero pun bisa melepaskan tembakkan di menit ke-21 lewat kerja sama dengan Higuain. Bola melengkung yang dilepaskan Aguero masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Haghighi. Menit ke-23 sepak pojok untuk Argentina, dan Marcos Rojo bisa menyambutnya. Sayang, sundulan bek muda Sporting Lisbon itu masih melebar.
Nyaris saja di menit ke-36 Garay membawa Argentina unggul. Umpan Messi lewat tendangan bebas sukses disambut oleh Garay yang berdiri sangat dekat dengan mulut gawang, akan tetapi sundulan dari Garay masih melambung. Iran sepetinya mengupayakan agar lima pemain berada di satu daerah di mana bola dikuasai Argentina, hal tersebut membuat Albiceleste cukup buntu. Hosseini jadi pemain yang cukup membahayakan ketika berduel udara di kotak penalti Argentina, untuk kedua kali palang pintu veteran itu ungguli pemain belakang Argentina saat menyambut sepak pojok dari Dejagah pada menit ke-40.
Permainan negatif Iran pun akhirnya sukses menahan Argentina tanpa gol di paruh pertama. Tendangan jarak jauh dan melambung dari Ehsan Hajsafi jadi pengantar peluit tanda turun minum dibunyikan. Argentina 0-0 Iran.
Babak Kedua
Argentina langsung menekan, penetrasi dilakukan bek kiri Marcus Rojo untuk mengirim umpan silang. Namun dari dua crossing yang dilepaskan Rojo, tak satu pun mampu disambut dengan baik oleh Aguero juga Di Maria. Sementara, Argentina sempat dibuat terkejut karena di menit ke-53 Reza Ghoochannejad sempat membuat Sergio Romero sibuk menahan bola ketika. Beruntung saja Romero berhasil menahan tembakkan Reza.
Dejagah sempat melakukan protes kepada wasit akibat merasa dilanggar oleh Zabaleta di kotak terlarang. Namun sang pengadil menganggap tekel Zabaleta kepada Dejagah bersih. Babak kedua saling transfer serangan terjadi lebih cepat, menit ke-59 Lionel Messi yang tak bisa masuk ke kotak penalti lawan coba melepaskan tembakkan keras dari luar kotak, tapi sayang tendangan keras dan menyusur dari Messi hanya melenceng.
Iran mulai keluar dari sarang dan usaha dari Tim Melli pun kerap membahayakan, menit ke-53 Hejsafi melepaskan tendangan spekulatif yang membentur Zabaleta sehingga merubah arah. Romero pun sudah mati langkah untuk menjangkau namun ternyata bola menjauh dari gawang dan menghasilkan sepak pojok. Ancaman belum berhenti, sepak pojok dari Iran yang dieksekusi Dejagah sempat menciptakan kemelut. beruntung ada Federico Fernandez yang sigap menyapu bola.
Ketika berani menyerang Iran benar-benar membuat pertandingan lebih hidup. Menit ke-67 giliran Dejagah yang menanduk bola umpan dari rekannya, tapi sundulan Dejagah hanya sekadar nyaris membawa timnya unggul. Argentina pun balik menyerang lewat sisi kiri, Di Maria di sana melakukan determinasi dan mengirim umpan silang, tapi Haghighi meninju bola dengan brilian dan membuat kotak penalti Iran kembali tenang beberapa saat.
Menit ke-72 Masoud Shojaei melakukan tekel kotor kepada Di Maria di area berbahaya, kartu kuning pun diberikan kepada pemain tengah bernomor tujuh itu. La Pulga pun tak ragu mengambil tendangan bebas yang jaraknya hanya semeter di luar kotak penalti itu, tapi tendangan Messi hanya nyasar ke jaring kanan dari gawang Iran. Tekanan tak menurun, menit ke-74 Di Maria luput dari kawalan dan leluasa melepaskan tembakkan dari sisi kiri, tapi eksekusi Di Maria lemah dan tepat ke pelukan Haghighi.
Shojaei yang sudah mengoleksi 51 caps dan menerima kartu kuning pun ditarik keluar, Queiroz memasukan Khosro Heydari. Sementara Alejandro Sabella menarik Higuain untuk memasukkan Palacio, plus menukar Gago dengan Campagnaro. Dengan melakukan dua pergantian tersebut, tampaknya tak mempengaruhi formasi 4-3-3 Argentina yang diterapkan sejak menit awal.
Palacio! Ah, namun lagi-lagi Haghighi mengandaskan peluang Argentina, sundulan dari Palacio yang juga merupakan peluang pertama striker Internazionale itu ditepis oleh Haghighi dan hanya melahirkan sepak pojok yang tak menghasilkan peluang tambahan. Iran pun balik menyerang lewat counter-attack, Reza sendirian melakukan pentrasi dan melepas tendangan, tetapi Sergio Romero masih mampu mengamankan gawang.
Dejagah yang cukup menginspirasi di laga ini ditarik keluar untuk digantikan oleh Alireza di menit ke-85, lalu tiga menit kemudian Hajsafi digantikan oleh Alireza Haghighi. Tentu penyegarang yang diharapkan bisa membawa hasil untuk Iran.
Waktu normal berakhir, dan Messi secara luar biasa menjadi seorang penyelamat untuk Argentina! Di hadapan Diego Maradona dan ribuan penonton lainnya dia melepaskan tembakkan jarak jauh yang indah mengecoh Haghighi di menit ke-91! Belo Horizonte pecah dengan gemuruh sorak-sorai pendukung tim Tango. 1-0 untuk Argentina.
Kedudukan 1-0 pun bertahan hingga akhir. Bukan skor mencolok untuk Argentina, tapi pencapaian yang patut diapresiasi untuk solidnya serdadu Iran menahan gempuran tim lawan. Hasil 1-0 ini pun sudah cukup membawa Argentina lolos ke babak 16 besar.
Subscribe to:
Posts (Atom)