Monday, October 14, 2013

Evan Dimas: Semua Bisa Dilawan kecuali Tuhan

     Zakaria_news, Jakarta: Indonesia akhirnya mendapatkan tiket putaran final Piala Asia U-19 pada 2014 di Myanmar. Ini setelah timnas Indonesia mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2.

Kapten Timnas U-19 Evan Dimas yang menjadi pahlawan pada laga terakhir kualifikasi Grup G Piala Asia U-19 2014 melawan Korea Selatan sangat bersyukur atas kemenangan ini. Melalui gol hattrick-nya, Indonesia meraih hasil akhir 3-2 atas Korsel.

"Saya berterima kasih kepada semua masyarakat Indonesia, terutama kepada coach Indra. Dia selalu berkata bahwa semua bisa dilawan kecuali Tuhan," ujar Evan.

Bendol Minta Pemain Tak Tinggalkan Klub

Zakaria_news - Pelatih Persija Jakarta Benny Dolo memahami keresahan pemain soal penunggakan gaji yang belum dilunasi manajemen.

Namun, pelatih 62 tahun itu meminta anak asuhnya sedikit bersabar dan tidak gegabah meninggalkan klub berjuluk Macan Kemayoran itu.

"Saya mengerti kesulitan pemain karena tim pelatih juga mengalami hal serupa. Tapi, saya meminta pemain untuk lebih bersabar menentukan sikap,"kata pria yang akrab disapa Bendol ini, Jumat (11/10/2013).

Seperti diketahui, manajemen Persija Jakarta masih belum membayarkan tunggakan gaji pemain berkisat tiga hingga lima bulan.

Jumlah tersebut belum termasuk dengan tunggakan gaji sebagian pemain yang terjadi pada musim 2012. Menurut Beny Dolo, manajemen kini tengah bekerja keras mencari sponsor untuk persiapan musim 2014.

Setidaknya tiga perusahaan besar disebut-sebut tengah menjalani proses kerjasama dengan pihak manajemen."Kita berada di posisi yang serba sulit. Tapi, saya punya keyakinan tim ini bisa bangkit musim depan. Manajemen juga saya lihat sedang bekerja keras mendapatkan dana untuk persiapan tim musim depan,"ujar mantan pelatih Persikota Tangerang.

Tim pelatih juga telah menyodorkan sejumlah nama pemain incaran yang dibutuhkan untuk memperkuat komposisi terbaik musim depan.

Bahkan, sebagian pemain incaran terebut sudah melakukan negosiasi secara lisan dengan manajemen Persija. Bendol mengaku belum mendapat kabar dari manajemen terkait jadwal rapat evaluasi tim.

Indra Sjafri: Indonesia Sekarang Raksasa Asia!

Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri menyambut gembira kemenangan atas Korea Selatan
Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri menyambut gembira kemenangan atas Korea Selatan
 Indra menyatakan kesuksesan lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014 menjadi momentum kebangkitan sepakbola Indonesia.

Zakaria_news - Sukses mengalahkan Korea Selatan 3-2 dalam laga pamungkas Grup G kualifikasi Piala Asia 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (12/10) malam WIB, membuat pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri semringah.

Raihan tiga angka itu membuat timnas U-19 mengoleksi sembilan nilai dari tiga laga yang dilalui, sehingga tim Garuda Jaya melangkah ke putaran final di Myanmar tahun depan.

Indonesia menjadi negara kedua Asia Tenggara yang berhasil melaju ke putaran final. Sebelumnya, Vietnam lebih dulu memastikan tiket ke Myanmar usai menggilas Australia 5-1 di laga terakhir Grup F. Sukses ini juga menunjukkan perkembangan sepakbola ASEAN di level junior.

“Tadi kita bukan hanya menang. Tadi kita permainkan Korea, kita kolongin mereka. Mulai dari sekarang, kita harus berpikir bahwa Indonesia raksasa Asia!” cetus Indra dalam keterangannya kepada wartawan.

“Pemain ini dipilih dengan standar tinggi, yakni teknik, skill, mental, dan kecerdasan taktikal. Selama kita masih bermain di lapangan tidak ada kata menyerah. Mereka [para pemain] bermental militan semua. Mereka tak mau bangsanya diinjak-injak. Selamat menikmati kemenangan!”

Sebelumnya, beberapa saat setelah pertandingan, Indra menyampaikan kegembiraannya melalui stasiun televisi swasta yang menayangkan langsung laga ini.

“Saya senang sekali, sangat gembira. Sudah saya bilang, Korsel gak ada apa-apanya,” ujar Indra.

“Inilah momentum yang tepat untuk bersatu. [Kemenangan] ini harus dicontoh semua timnas. Indonesia pasti bisa lebih bangkit lagi, Indonesia lebih baik.”

Pelatih Korsel: Pemain Terbaik Indonesia? Pelatihnya!

Pelatih Korsel: Pemain Terbaik Indonesia? Pelatihnya!
Indra Sjafri (kiri) mendapat pujian pelatih Korea Selatan

        Zakaria_news - Pelatih Korea Selatan (Korsel) Kim Sang Ho, menyanjung rivalnya Indra Sjafri. Menurutnya, sang pelatih Timnas Indonesia U-19 itu lah sang pemain terbaik malam ini.

"Pemain terbaik dari tim pemenang adalah pelatihnya," ujar Kim sembari tersenyum saat ditanya siapa pemain terbaik Indonesia menurutnya malam ini.

Sementara saat ditanya tentang Evan Dimas yang membukukan hat-trick malam ini (12/10) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kim menyoroti teknik dan ketenangannya.

"Dia tenang, teknik sangat bagus. Dia modal bagi Indonesia ke depannya," jelasnya singkat.
sumber.Bola.Net

Hattrik Evan Dimas, Timnas U-19 Ungguli Korea

     Zakaria_news, Jakarta- Kapten tim nasional U-19, Evan Dimas mencetak hattrik sehingga tim Garuda Muda unggul dari Korea Selatan, di stadion gelora Bung Karno, Sabtu 12 Oktober 2013. Kemenangan ini sekaligus memastikan Indonesia lolos ke babak final Piala AFC yang akan digelar di Myanmar.

Di hadapan ribuan penonton di Gelora Bung Karno, tim besutan pelatih Indra Sjafri bermain terbuka. Evan Dimas membuka gol pada menit ke-29 ke gawang Korea Selatan. Dua menit berselang, Korea menyamakan kedudukan kedudukan melalui Seol Taseu melalui titik penalti.

Hujan lebat membuka pertandingan ini. Namun, kedua tim tetap menunjukkan kelasnya dengan bermain terbuka dan saling serang. Tim Garuda muda beberapa kali membuka peluang melalui Ilhamuddin Armain namun bisa dihalau Lee Taehui. Korea pun tak kalah ngotot dengan serangannya. Kim Shin dan kawan-kawan cukup merepotkan kiper Ravi Murdianto.

Wasit sempat berdiskusi karena hujan semakin lebat. Pertandingan terus berjalan karena lapangan dinilai masih layak dipakai. Pergerakan bola memang sedikit tersendat karena genangan air. namun, kedua tim terus bermain terbuka. pada menit ke-26, Zulfiandi sempat melepaskan tendangan keras, namun bola mengarah tipis ke gawang Korea.

Wasit akhirnya menghentikan pertandingan menit ke-42 karena hujan tak kunjung mereda. Babak pertama berakhir tak sampai 45 menit dan kedudukan bertahan 1-1.

Memasuki babak kedua, Garuda Muda semakin meningkatkan serangan. Puncaknya, Evan Dimas mampu menjebol gawang Korea memanfaatkan umpan Maldini menit ke-48. Evan kembali menjadi pahlawan Indonesia dengan gol ketiga pada menit ke-86.

Korea mencoba bangkit dan menyamakan kedudukan. Shim Jehyeok mencetak gol pada menit ke-87 sehingga kedudukan menjadi 3-2. Wasit meniup peluit terakhir dengan kemenangan Indonesia.

Dengan kemenangan ini, Indonesia memimpin Grup G dan lolos ke babak final Piala AFC di Myanmar. Indonesia mengoleksi nilai sempurna, 9. Sedangkan Korea Selatan 6. Filipina yang bermain imbang 2-2 dengan Laos sama-sama memperoleh nilai 1.

Susunan Pemain Korea Selatan vs. Indonesia:

KOREA SELATAN: Lee Taehui; Pak Mingyu, Lim Seunggyeom (C), Kim Jeongmin, Hwang Kiwook; Hwang Hee-Chan, Seol Taesu, Choi Jaehun; Lee Gwanghyeok, Kim Shin, Shim Jehyeok.

INDONESIA: Ravi Murdianto; Putu Gede, Fatchu Rochman, Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama; Evan Dimas (C), Hargianto, Zulfiandi; Maldini, Muchlis Hadi, Ilham Udin.

#ForzaGarudaJaya
© KATABANGJAKA