Wednesday, February 27, 2013

harlem shake meraja ke seluruh dunia


Sekarang gangnam style sudah tidak seheboh dulu lagi. harlem shake karna salah satu club sepak bola di inggris " manchester city ".Dan apa yang terjadi harlem shake sekarang sampai ke penjuru dunia, termasuk indonesia.
Tapi kenapa dari indonesia sendiri tidak ada ya.. seperti gangnam style dan harlem shake.sebenarnyakan indonesia bisa membuat seperti harlem shake dan gangnam style.Ayo kita kembangkan dan lestarikan budaya kita sampai penjuru dunia.

Madrid, Spanyol

Madrid adalah sebuah kota, tepatnya ibukota dari negara Spanyol. Penduduk Madrid sering juga disebut madrileños. Motto dari kota ini adalah "Fui sobre agua edificada,
mis muros de fuego son. Esta es mi insignia y blasón" yang artinya "Aku dibangun di atas air, dan tembok-tembokku terbuat dari api". Obyek wisata di Madrid, antara lain : Hermitage of San Antonio de la Florida, Royal Palace Of Madrid, Plaza de Oriente, Cybele's Fountain, dan Paseo del Prado.
Kota Madrid dipadati oleh lebih dari 5.800.000 jiwa dan menjadi kota terbesar di Spanyol. Mata uang di Madrid adalah Pesata. Wali kota Madrid adalah Alberto Ruiz-Gallardón. Klub sepakbola Spanyol, antara lain :
Real Madrid 
Barcelona
Valencia

Levante (DLL)

Madrid beriklim Mediterania. Madrid (juga seluruh kota di Spanyol) memiliki 4 musim, yaitu : Musim Dingin di awal tahun (Des-Feb), Musim Semi di hampir pertengahan tahun (Mar-May), Musim Panas di pertengahan tahun (Jun-Aug) dan Musim Gugur di akhir tahun (Sep-Nov).

Belajar dari Disiplin Kerja Bangsa Jepang

Berbicara tentang kedisiplinan. Kedisiplinan artinya komitmen untuk melakukan yang terbaik, kan? Budaya kerja bangsa Jepang menurutku menarik sekali. Bisa, loh, kita jadikan contoh...
Berikut adalah berbagai disiplin budaya bangsa Jepang yang bisa kita jadikan contoh :
1. Prinsip Disiplin Samurai
 Prinsip yang mengajar tidak mudah menyerah. Intinya adalah kita enggak boleh menyerah sebelum mencoba lagi. Kita harus menjadi orang yang gak patah semangat seperti Albert Einstein
2. Budaya Keishan
 Budaya perubahan secara berkesinambungan dalam bekerja. seperti kreatif, inofatif, dan produktif.
3. Prinsip Kai Zen
 Mendorong bangsa jepang untuk komitmen tinggi pada pekerjaannya, karena itu diterapkan budaya "tepat waktu".  Inilah prinsip kai zen: optimal biaya dan waktu dalam menghasilkan sesuatu yang berguna.
Catatan Kecil:
 Disiplin dalam hal kecil:
* Jika menemukan permen karet atau kertas robekan atau yang lain , kita harus segera pungut, tidak peduli siapa yang membuangnya, tidak boleh pura-pura tidak melihatnya. agar mungkin kelas, kamar dan hingga negara kita tidak berakibat buruk karna hanya sampah sampah kita.

Saturday, February 23, 2013

Jam Gadang Nan Indah

Kalian pernah ke Bukit Tinggi? Jika pernah, apakah kalian melihat jam gadang? Jam gadang adalah jam yang besar. Jam ini dibangun oleh arsitek Yazid Sutan Gigi Ameh pada tahun 1926, berdiameter 80 cm, dengan tinggi 26 m. Anehnya, penulisan angka 4 Romawi ditulis 'llll', padahal biasanya ditulis 'lV'.
Di depan jam gadang banyak angkutan umum, antara lain delman. Delman ini akan mengantar kita keliling kota Bukit Tinggi.
Jika kalian ingin belanja sesuatu untuk dibawa pulang, di samping jam gadang banyak tempat perbelanjaan. Antara lain, kios-kios kecil yang menjual berbagai macam souvenir, pakaian, makanan, dan lainnya. Nah, di belakang jam gadang ada rumah makan Padang bernama Simpang Ampat. Di sini tersedia berbagai macam-macam makanan khas Padang, antara lain Rendang.
Di depan jam gadang ada Istana Bung Hatta. Bung Hatta adalah wakil presiden pertama RI. Kalau sudah capek berkeliling jangan lupa ya bawa oleh-oleh untuk keluarga dan teman teman. Pokoknya asik sekali deh berada di sekitar jam gadang!
 suber:  http://bobo.kidnesia.com 

Friday, February 22, 2013

kuala Lumpur, Kota yang Menyenangkan

Saat liburan pergantian semester, aku berlibur ke Malaysia. Dari Batam, aku menyebrang ke ke Kuala Lumpur memakai ferry. Kalau tidak salah, namanya Indomas. Sebenarnya, perjalanan ke sana memakan waktu 90 menit. Tapi, kita merasa selama 10 menit, loh! Oh,ya!sebelum berangkat, lebih baik menyetel jam kita yang waktu Indonesia ke waktu Malaysia.
Nah,kalau sudah sampai di Stulang Laut, Johor Baru, pergilah langsung ke Kuala Lumpur memakai bus. Mungkin, memakan waktu selama 4 jam! Nah, kalau sudah sampai ke Pudu Raya, lebih baik jalan-jalan dulu ke sekitar Terminal Pudu Raya. Kalau sudah letih benar nih, langsung saja ke hotel yang sudah kalian pesan.
Saat di Kuala Lumpur, pergilah ke Sunway Lagoon. Di sana, kamu bisa mencoba banyak permainan. Kalian juga bisa berbasah-basah ria di sana! Kalau sudah lapar, jangan lewatkan nasi India "Nasi Kandar Saaz" yang terdapat di ruko sebelah Sunway Pyramid. Kalau kalian yang menyukai sepatu roda, jangan lewatkan ice skating di Sunway Pyramid. Kalau kalian yang suka "action", berfotolah di menara kembar Petronas! Kalau kalian yang suka bermain dengan hawa yang dingin, pergilah ke "Genting Highland" menggunakan cable car! Kalau kalian yang suka berbelanja tapi mau hemat, pergilah ke Petaling Street Chinatown! Di sana kalian boleh menawar pada penjualnya.Tapi, kalau kalian sudah menawar tapi tidak membeli dan meninggalkannya, mereka akan marah pada kalian. Lebih baik, kalian liat-liat dulu mana barang yang kalian cari. Kalau kalian suka dan jatuh hati ke barang yang sudah dipilih, baru kalian tawar-menawar ke penjualnya!
 suber:  http://bobo.kidnesia.com
© KATABANGJAKA